Perempuan Kian Bersinar di Industri Kopi, Roemah Koffie Academy Perluas Akses Edukasi

Headline Lifestyle

BISNISTANGERANG.COM — Di tengah pesatnya perkembangan industri kopi, kiprah perempuan kian menonjol, bukan hanya sebagai pelaku profesional, tetapi juga agen perubahan. Menyambut momentum Hari Kartini, Roemah Koffie melalui Roemah Koffie Academy menghadirkan program edukasi yang membuka akses belajar kopi bagi talenta baru, dengan perhatian khusus pada perempuan.

Program ini dirancang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor kopi. Kurikulum yang ditawarkan mencakup berbagai tingkatan, mulai dari pengenalan dasar hingga kelas lanjutan seperti Introduction to Coffee, Sensory Class, Barista Class, Manual Brewing Class, hingga Latte Art Class. Seluruh materi disusun untuk menjawab kebutuhan industri secara menyeluruh.

Kegiatan belajar berlangsung di Roemah Koffie BAIC Tower Gading Serpong, sebuah coffee shop yang dikenal luas di kalangan pecinta kopi. Suasana belajar dirancang imersif, memungkinkan peserta merasakan langsung standar operasional dan kualitas layanan layaknya di lingkungan kerja profesional.

Dari sisi kualitas, kurikulum dan fasilitas yang digunakan telah mengacu pada standar internasional Specialty Coffee Association (SCA) Premier Campus. Para pengajar pun merupakan praktisi berpengalaman dan bersertifikasi, di antaranya Head Coach Andrew Marcello yang merupakan Indonesia Certified Judge, serta Fuji Yanto, Indonesian Latte Art Champion 2023. Kombinasi ini menjadi jaminan mutu dalam proses pembelajaran.

Dalam kegiatan Media Gathering spesial Hari Kartini, kelas Introduction to Coffee dipandu oleh Rere, pengajar perempuan dengan pengalaman lebih dari satu dekade di industri kopi. Kehadirannya mencerminkan semakin kuatnya peran perempuan, baik sebagai praktisi maupun edukator.

Pada sesi tersebut, peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga mengikuti praktik cupping untuk mengenal karakter dan profil rasa kopi secara langsung. Rere menegaskan, keterlibatannya sebagai satu-satunya pengajar perempuan di akademi menjadi kebanggaan tersendiri.

Ia meyakini perempuan memiliki potensi besar untuk berkembang di industri ini, dan edukasi menjadi kunci untuk mendorong lebih banyak perempuan berani mengambil peran.

Langkah ini selaras dengan semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini, terutama dalam memperluas akses pendidikan dan kesempatan yang setara. Dalam konteks industri kopi, nilai tersebut kini semakin nyata, khususnya melalui sektor edukasi yang berperan penting dalam mencetak pelaku industri berkualitas.

Sebagai bagian dari rangkaian promosi April, Roemah Koffie Academy juga memberikan diskon 21 persen untuk seluruh kelas bagi peserta perempuan. Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi sekaligus memperkuat posisi perempuan dalam pengembangan industri kopi nasional.

Melalui berbagai program tersebut, Roemah Koffie Academy menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem kopi yang inklusif dan berkelanjutan, dengan edukasi sebagai fondasi utama serta perempuan sebagai bagian penting di dalamnya.

Editor : Red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *