BISNISTANGERANG.COM — Perkembangan teknologi digital dan media sosial membuka banyak peluang bagi generasi muda untuk berkarya sekaligus menghadirkan tantangan baru dalam kehidupan bermasyarakat. Di tengah derasnya arus informasi, sosok influencer dinilai tidak hanya berfungsi sebagai penyampai pesan, tetapi juga memiliki peran penting dalam membentuk pola pikir, perilaku, hingga budaya masyarakat.
Pandangan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, saat menghadiri Grand Final Putri Hijabfluencer Banten 2026 di Le Semar Hotel Karawaci, Kota Tangerang, Minggu.
Dalam kesempatan itu, Maryono memberikan motivasi kepada para finalis sekaligus menegaskan bahwa ajang Putri Hijabfluencer Banten bukan sekadar kompetisi pencarian bakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk melahirkan perempuan muda yang cerdas, kreatif, berkarakter, dan mampu memanfaatkan platform digital untuk menyebarkan pesan-pesan positif.
Ia mengatakan, para peserta yang berhasil melaju hingga babak grand final telah menunjukkan bahwa penggunaan hijab tidak menjadi penghalang untuk berprestasi dan mengembangkan potensi diri di berbagai bidang.
Menurut Maryono, hijab justru dapat menjadi simbol identitas, kepribadian, serta komitmen dalam menjaga nilai-nilai kebaikan di tengah dinamika kehidupan modern yang serba digital.
Lebih lanjut, ia menilai masyarakat saat ini membutuhkan lebih banyak figur muda yang mampu menjadi inspirasi. Tidak hanya memiliki penampilan menarik, tetapi juga mampu menghadirkan konten yang edukatif, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya generasi muda.
Pada ajang pencarian hijaber berbakat tingkat Provinsi Banten tersebut, Maryono berharap seluruh finalis dapat tampil sebagai duta inspiratif yang mengedepankan kecerdasan, akhlak mulia, kepedulian sosial, serta semangat untuk terus belajar dan berkembang.
Ia menambahkan, kecantikan sejati tidak hanya tercermin dari penampilan fisik, melainkan juga dari karakter, integritas, dan kontribusi nyata yang diberikan kepada lingkungan sekitar.
Editor : Red

