Festival Al Azhom ke-13 Digelar 13 Hari, Padukan Syiar Islam, Kuliner UMKM, dan Ragam Lomba

Festival Al Azhom ke-13 Digelar 13 Hari, Padukan Syiar Islam, Kuliner UMKM, dan Ragam Lomba

Ekonomi Headline

BISNISTANGERANG. COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi membuka gelaran Festival Al Azhom ke-13 yang dirangkaikan dengan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat pelajar se-Kota Tangerang. Event religi tahunan ini dijadwalkan berlangsung selama 13 hari penuh sebagai momentum menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan bahwa Festival Al Azhom bukan sekadar agenda seremonial rutin. Kegiatan ini dirancang sebagai instrumen strategis untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, memacu kreativitas generasi muda, sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Festival ini bertujuan meningkatkan keimanan, mengembangkan kreativitas masyarakat dan generasi muda, serta mendorong perekonomian melalui pemberdayaan UMKM,” ujar Sachrudin.

Tahun ini, festival mengusung tema CERIA—akronim dari Cerdas, Edukatif, Religius, Inovatif, dan Amanah—yang menjadi fondasi utama dari seluruh rangkaian aktivitas yang diselenggarakan.

Ruang Pembinaan Karakter Generasi Muda

Sejalan dengan festival tersebut, Pemkot Tangerang memprioritaskan pembinaan karakter remaja melalui pelaksanaan MTQ tingkat pelajar. Kompetisi ini diharapkan mampu mencetak generasi penerus yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia.

Menurut Sachrudin, pendidikan karakter bagi para pelajar sangat krusial mengingat mereka adalah calon pemimpin masa depan. “Melalui MTQ pelajar ini, kita ingin menanamkan ilmu pengetahuan yang berjalan beriringan dengan pembentukan akhlak generasi penerus bangsa,” imbuhnya.

Akselerasi Menuju Agenda Nasional

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Kaonang mengungkapkan target jangka panjang untuk mendorong Festival Al Azhom menjadi salah satu agenda tahunan berskala nasional. Evaluasi berkala terus dilakukan demi meningkatkan daya tarik festival bagi masyarakat di luar regional.

“Kami ingin Festival Al Azhom berkembang menjadi agenda nasional yang diminati masyarakat dari berbagai penjuru tanah air, sehingga mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Kota Tangerang,” kata Kaonang.

Guna memperkaya konten edukasi, panitia tahun ini menghadirkan berbagai inovasi program, salah satunya adalah gerakan “Pramuka Cinta Masjid” sebagai upaya konkret mencetak generasi muda bermental mulia dan berakhlakul karimah.

Ratusan Stan UMKM dan Fasilitas Khusus

Ketua Panitia Festival Al Azhom Fahri Rizal menjabarkan bahwa perputaran ekonomi dalam festival ini didukung oleh kehadiran ratusan stan yang mencakup sektor kuliner, busana (fashion), hingga pasar rakyat. Secara rinci, terdapat 231 stan kuliner, 24 stan fashion, dan hampir 150 stan pasar rakyat yang siap melayani pengunjung selama hampir dua pekan.

Sebagai bentuk komitmen keberpihakan terhadap ekonomi kerakyatan dan syiar Islam, panitia memberikan fasilitas stan gratis tanpa dipungut biaya bagi sejumlah pelaku UMKM lokal serta organisasi keagamaan seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI). Sementara untuk stan komersial lainnya, peserta hanya dikenakan biaya sewa tenda dan instalasi listrik.

Inovasi Wahana dan Sifat Terbuka

Festival Al Azhom ke-13 juga menawarkan pembaruan daya tarik lewat kolaborasi dengan organisasi permainan tradisional Indonesia guna mengisi masa libur sekolah. Selain menyelenggarakan enam cabang perlombaan Al-Qur’an pada MTQ pelajar, panitia memanjakan pengunjung dengan visualisasi estetis berupa instalasi lampion sebagai spot foto baru.

Fahri menegaskan bahwa festival seni budaya Islam terbesar di Kota Tangerang ini bersifat inklusif dan terbuka untuk masyarakat luas. Indikator kesuksesan ini terlihat dari sebaran peserta lomba dan pengunjung yang tidak hanya berasal dari wilayah Tangerang Raya, melainkan juga menjangkau kawasan DKI Jakarta hingga Bogor.

Editor : Red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *