BISNISTANGERANG.COM — PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. berhasil mengamankan peringkat ke-23 dalam jajaran Fortune Indonesia 100 tahun 2026. Capaian tersebut sekaligus menempatkan maskapai penerbangan milik negara ini di posisi puncak untuk kategori Transportation & Logistics.
Pemeringkatan yang dipublikasikan pada 12 Agustus 2026 tersebut menempatkan perseroan di barisan 25 perusahaan berkinerja positif, berdasarkan pencapaian top line sepanjang tahun fiskal 2025. Sebagai informasi, Fortune Indonesia 100 mengompilasi korporasi berbiaya operasional dan skala bisnis terbesar di tanah air yang telah menyampaikan laporan keuangan diaudit per 30 Juni 2026. Sepanjang 2025, emiten berkode saham GIAA ini membukukan pendapatan sebesar Rp53,98 triliun.
Pencapaian ini mempertegas posisi Garuda Indonesia sebagai pemimpin pasar dari sisi pendapatan di sektor transportasi dan logistik, sekaligus menegaskan peran strategisnya dalam konektivitas nasional. Posisi ini menjadi pijakan penting perseroan untuk memperkuat fundamental bisnis di tengah proses transformasi yang tengah berjalan.
Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, menegaskan bahwa fokus utama perseroan pascakinerja Kuartal I/2026 adalah mengakselerasi peningkatan kualitas operasional dan mencapai profitabilitas yang berkelanjutan.
“Skala bisnis yang dimiliki Garuda Indonesia harus terus kami terjemahkan menjadi kualitas kinerja yang semakin sehat. Fokus kami adalah memastikan setiap langkah transformasi benar-benar memperkuat fundamental Perusahaan menuju profitabilitas yang berkelanjutan,” tegas Glenny.
Guna mencapai fase turnaround, strategi efisiensi dan penguatan bisnis Garuda Indonesia dipusatkan pada sejumlah area kunci:
- Optimalisasi Aset: Penataan ulang jaringan penerbangan dan efisiensi armada.
- Efisiensi Operasional: Peningkatan produktivitas internal dan penguatan kualitas layanan passenger experience.
- Kemitraan Strategis: Ekspansi jaringan konektivitas melalui kerja sama ekosistem global dan dukungan penuh pemegang saham.
Glenny optimistis eksekusi konsisten atas strategi tersebut bakal mempercepat pemulihan kinerja perseroan, memperkuat daya saing sebagai national flag carrier, serta memperbesar kontribusi terhadap ekonomi nasional melalui jaringan penerbangan domestik maupun internasional.
Editor : Red

