Peluncuran Kartu Debit Visa Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Transformasi Digital

Bisnis

BISNISTANGERANG.COM — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri grand launching Kartu Debit Visa Bank Jakarta di Lippo Mal Kemang, Jakarta Selatan, Senin (5/1). Peluncuran ini menandai langkah awal transformasi Bank Jakarta dalam meningkatkan kualitas layanan perbankan hingga ke tingkat global.

Gubernur Pramono menilai, kolaborasi Bank Jakarta dengan Visa menunjukkan pengelolaan bank milik pemerintah daerah tersebut semakin profesional. Melalui jaringan Visa, transaksi menggunakan Kartu Debit Visa Bank Jakarta dapat dilakukan di berbagai negara.

“Ini menunjukkan bahwa Bank Jakarta dikelola semakin profesional. Dengan bekerja sama dengan Visa, transaksi dapat dilakukan di mana saja,” ujar Pramono.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan kepercayaan penuh kepada jajaran Direksi dan Komisaris Bank Jakarta untuk mengelola bank secara independen tanpa intervensi. Menurutnya, kepercayaan menjadi fondasi utama dalam mentransformasi bank milik pemerintah agar dikelola secara profesional, sehat, dan berdaya saing.

Dengan jaringan Visa yang mencakup lebih dari 200 negara, Pramono berharap layanan Bank Jakarta semakin andal, aman, dan mampu memberikan kemudahan transaksi bagi masyarakat, baik di dalam maupun luar negeri.

“Mudah-mudahan dengan kerja sama ini, kita semua semakin yakin Kartu Debit Visa Bank Jakarta benar-benar dapat dipercaya untuk kelas global,” ucapnya.

Pramono juga menekankan pentingnya menjaga integritas layanan perbankan agar tidak muncul persoalan teknis yang dapat menurunkan kepercayaan publik. Ia optimistis, dengan penguatan profesionalisme, Bank Jakarta akan tumbuh menjadi bank yang semakin kompetitif dan dipercaya masyarakat.

Selain itu, Pramono berharap Bank Jakarta berperan lebih besar dalam mendukung digitalisasi layanan publik, termasuk integrasi sistem pembayaran transportasi yang dikelola Pemprov DKI Jakarta. Menurutnya, integrasi tersebut akan memperkuat basis data Bank Jakarta dan menjadi keunggulan tersendiri dibandingkan perbankan lainnya.

Pemprov DKI Jakarta, lanjut Pramono, juga terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) guna memastikan seluruh proses transformasi Bank Jakarta berjalan sesuai ketentuan.

“Jika seluruh sistem transportasi dapat terintegrasi dengan Bank Jakarta, kekuatan basis data yang dimiliki akan sangat besar dan menjadi aset penting bagi pengembangan bank ke depan,” tutup Pramono.

Editor : Red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *