Tekan Sampah dari Hulu, DCKTR Tangsel Terapkan Program Biopori Kantor

Headline Nasional

BISNISTANGERANG.COM –– Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Tangerang Selatan mulai menerapkan Program Biopori Kantor sebagai langkah nyata membangun lingkungan perkantoran berkelanjutan sekaligus menekan volume sampah dari sumbernya.

Program yang berjalan sejak Oktober 2025 ini dijadikan proyek percontohan di kawasan Perkantoran Pemkot Tangsel, Lengkong Wetan. Melalui program tersebut, seluruh pegawai didorong membiasakan pemilahan sampah sejak dari ruang kerja.

Petugas UPT Pemeliharaan DCKTR Tangsel, Jeni Faturahman, mengatakan biopori kantor dirancang untuk mengelola sampah organik secara mandiri, sementara sampah nonorganik tetap disalurkan ke Bank Sampah Dharma Wanita Persatuan (DWP) DCKTR.

“Tujuannya mengurangi beban sampah dari hulunya sekaligus membangun kepedulian lingkungan di kantor,” ujarnya, Rabu (7/1/2026).

Biopori dibuat dengan diameter sekitar 12 inci dan kedalaman 80–100 sentimeter, dilengkapi pipa penyangga untuk memudahkan perawatan. Sampah organik, seperti sisa makanan, akan terurai menjadi kompos oleh mikroorganisme dan dimanfaatkan kembali sebagai pupuk tanaman kantor.

Untuk mendukung perubahan perilaku, DCKTR menyediakan wadah khusus sampah organik di setiap ruangan. Sampah dikumpulkan setiap sore dan dimasukkan ke lubang biopori oleh petugas kebersihan.

Program ini melibatkan sejumlah dinas di kawasan Lengkong Wetan dan ditargetkan dapat direplikasi ke kawasan perkantoran, fasilitas umum, serta gedung layanan publik lain di Tangsel sebagai bagian dari upaya menuju pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Editor : Red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *