BISNISTANGERANG.COM — Peternak sapi asal Cipondoh, Kota Tangerang, Muhammad Rozi berhasil menjual sapi kurban miliknya kepada Presiden Prabowo Subianto untuk perayaan Iduladha 2026. Sapi jenis Brangus bernama “Sambo” tersebut memiliki bobot mencapai 1,1 ton setelah menjalani perawatan intensif selama tiga tahun.
Rozi mengatakan bobot terakhir Sambo telah menembus 1.100 kilogram dan diperkirakan terus bertambah. Sapi itu dibelinya dari Jawa Timur saat masih berusia sekitar dua tahun.
Menurut dia, sejak awal Sambo dipelihara secara khusus agar memenuhi standar hewan kurban presiden, mulai dari pola makan, kebersihan kandang, hingga perawatan harian.
“Makannya teratur dan kebersihannya juga dijaga. Pagi dimandikan, sore sebelum istirahat dimandikan lagi,” ujar Rozi saat ditemui di kandangnya di Cipondoh, Kota Tangerang, Jumat 15 Mei 2026.
Dalam perawatan sehari-hari, Sambo diberi pakan berupa ampas tahu, rumput, jerami, konsentrat, hingga limbah singkong. Untuk ampas tahu saja, sapi tersebut menghabiskan sekitar 30 kilogram per hari, ditambah konsentrat dan singkong sebagai penunjang nutrisi.
Selain itu, kebutuhan air minum Sambo mencapai sekitar 30 liter setiap hari untuk menjaga kondisi tubuhnya tetap prima.
Rozi menuturkan nama “Sambo” diberikan karena postur tubuh sapi yang besar dengan warna hitam pekat. Nama itu terinspirasi dari sosok Ferdy Sambo yang saat itu ramai diberitakan di televisi.
“Waktu itu sedang ramai kasus Sambo di TV. Pas sapinya datang, saya bilang bentuknya besar dan seram, akhirnya dipanggil Sambo sampai sekarang,” katanya.
Meski bertubuh besar, Rozi menyebut sapi tersebut memiliki karakter jinak dan senang berinteraksi dengan manusia.
“Dia tidak agresif, justru manja dan suka kalau diusap,” ujarnya.
Rozi mengaku telah lima kali mencoba mengikuti seleksi hewan kurban presiden. Namun, beberapa kali sapinya belum lolos karena faktor kesehatan maupun bobot yang belum memenuhi ketentuan.
Ia menjelaskan proses seleksi dilakukan secara ketat melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan oleh petugas kesehatan hewan dan Dinas Pertanian, mulai dari tes darah, air liur, hingga pemeriksaan kotoran.
Setelah dinyatakan lolos seleksi, Sambo akhirnya terjual dengan harga Rp122 juta dan menjadi sapi dengan nilai jual tertinggi di kandang milik Rozi.
Sebelumnya, pada 2025, Rozi juga pernah menjual sapi jenis Limosin bernama Bruno kepada Presiden Prabowo.
“Alhamdulillah bangga sekali. Perawatan selama ini akhirnya membuahkan hasil karena bisa terpilih menjadi hewan kurban untuk RI 1,” kata Rozi.
Editor : Red

