Garuda Indonesia-SAS Jalin Codeshare, Perluas Akses Penerbangan Indonesia-Nordik

Garuda Indonesia-SAS Jalin Codeshare, Perluas Akses Penerbangan Indonesia-Nordik

Headline Nasional

BISNISTANGERANG.COM — Maskapai nasional Garuda Indonesia memperluas jaringan konektivitas internasional melalui kerja sama codeshare dengan Scandinavian Airlines (SAS) guna memperkuat akses perjalanan antara Indonesia dan kawasan Nordik serta meningkatkan daya saing kedua maskapai di pasar Asia dan Eropa Utara.

Kesepakatan tersebut memungkinkan pelanggan Garuda Indonesia dan SAS memperoleh pilihan perjalanan yang lebih terintegrasi menuju berbagai destinasi di Indonesia maupun negara-negara Skandinavia.

Melalui kerja sama itu, penumpang dari kawasan Nordik dapat terhubung dengan lebih mudah ke Jakarta dan Bali. Sebaliknya, pelanggan dari Indonesia juga memperoleh akses menuju Copenhagen, Stockholm, dan Oslo melalui sejumlah hub internasional utama, seperti Amsterdam, Tokyo (Haneda), dan Bangkok. Implementasi layanan dilakukan secara bertahap.

Penandatanganan perjanjian codeshare kedua maskapai berlangsung pada 7 Juni 2026 bertepatan dengan penyelenggaraan IATA Annual General Meeting di Rio de Janeiro, Brasil.

Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia, Thomas Oentoro, mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperluas jaringan global sekaligus memperkuat kolaborasi antaranggota aliansi penerbangan SkyTeam.

Menurut dia, di tengah perkembangan industri penerbangan global yang semakin dinamis, kemitraan menjadi faktor penting untuk menghadirkan jaringan penerbangan yang relevan dan memberikan nilai tambah bagi pelanggan.

“Melalui kemitraan ini, Garuda Indonesia dan SAS memiliki visi yang sama untuk menghadirkan konektivitas yang lebih luas, terintegrasi, dan kompetitif, sekaligus membuka akses yang lebih besar antara Indonesia, Asia Tenggara, dan kawasan Nordik,” kata Thomas.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi tersebut juga sejalan dengan agenda transformasi perusahaan yang tengah dijalankan. Selain memperkuat pangsa pasar kedua maskapai, kerja sama itu dinilai berpotensi mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, investasi, hingga mobilitas masyarakat antarwilayah.

Garuda Indonesia optimistis kemitraan tersebut dapat semakin mengukuhkan posisi Indonesia sebagai salah satu gerbang utama perjalanan di kawasan Asia Tenggara.

Sementara itu, Presiden dan CEO SAS, Anko Van der Werff, menyebut Indonesia sebagai pasar yang memiliki prospek strategis dalam pengembangan jaringan SAS di Asia.

Menurut dia, Garuda Indonesia merupakan mitra penting dalam menghubungkan kawasan Skandinavia dengan Indonesia dan berbagai destinasi di sekitarnya. Melalui penguatan konektivitas tersebut, SAS berharap dapat menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih mudah bagi pelanggan, pelaku usaha, maupun komunitas yang memiliki hubungan erat antara kedua wilayah.

Selain memperluas jaringan penerbangan, kerja sama tersebut juga memberikan keuntungan bagi anggota program loyalitas GarudaMiles dan EuroBonus. Pelanggan dapat mengumpulkan maupun menukarkan miles pada penerbangan yang termasuk dalam jaringan gabungan kedua maskapai.

Mulai pertengahan Juni 2026, pelanggan Garuda Indonesia dan SAS dapat membeli tiket melalui kanal penjualan masing-masing maskapai untuk penerbangan yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 15 Juni 2026.

Editor : Red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *