BISNISTANGERANG.COM — Sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan di Kota Tangerang dipastikan segera diperbaiki Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai Agustus 2026. Perbaikan difokuskan pada jalan dengan tingkat kerusakan berat dan mobilitas kendaraan yang tinggi, seperti Jalan Muhammad Toha, Jalan Prabu Kian Santang, hingga ruas Sangego–Gatot Subroto.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, mengatakan proses pengadaan proyek rekonstruksi Jalan Muhammad Toha telah rampung. Saat ini, tahapan pekerjaan memasuki proses penandatanganan kontrak sebelum dilanjutkan dengan rapat persiapan dan rekayasa lalu lintas.
“Alhamdulillah proses pengadaan Jalan M Toha sudah selesai. Dalam pekan ini kami targetkan kontrak, kemudian dilanjutkan rapat persiapan dan rekayasa lalu lintas. Mudah-mudahan awal Agustus sudah mulai ditangani,” kata Taufik, Jumat (31/7/2026).
Menurut dia, pekerjaan di Jalan Muhammad Toha akan difokuskan pada beberapa titik yang mengalami kerusakan paling parah. Proses rekonstruksi ditargetkan berlangsung sekitar tiga bulan sesuai dengan masa pelaksanaan dalam kontrak kerja.
Ia pun mengajak masyarakat mendukung pelaksanaan proyek tersebut agar proses pembangunan berjalan lancar dan dapat diselesaikan sesuai jadwal.
Selain Jalan Muhammad Toha, Dinas PUPR juga memastikan Jalan Prabu Kian Santang masuk dalam paket rekonstruksi jalan tahun 2026. Ruas jalan tersebut diprioritaskan karena mengalami kerusakan berat sekaligus menjadi jalur vital yang setiap hari dilintasi masyarakat.
Tak hanya itu, proyek perbaikan ruas Sangego–Gatot Subroto juga segera memasuki tahap pelaksanaan. Proses lelang proyek telah selesai dan pemenang tender telah ditetapkan. Saat ini pemerintah tinggal menyelesaikan tahapan kontrak sebelum pekerjaan fisik dimulai dalam waktu dekat.
Di sisi lain, Jalan Berhias di Kecamatan Karawaci juga masuk dalam daftar penanganan tahun ini. Dinas PUPR akan kembali melakukan pengecekan lapangan sebagai bagian dari program peningkatan dan rekonstruksi jalan yang telah disusun pada 2026.
Taufik menjelaskan, seluruh pekerjaan rekonstruksi dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas serta kemampuan anggaran daerah. Pada tahun ini, Pemkot Tangerang mengalokasikan anggaran sebesar Rp69 miliar untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan strategis yang mengalami kerusakan struktural.
Ia menambahkan, penentuan ruas jalan yang diperbaiki tidak hanya mengacu pada banyaknya laporan masyarakat, tetapi juga berdasarkan hasil survei teknis mengenai kondisi jalan. Faktor keselamatan pengguna jalan menjadi pertimbangan utama sehingga ruas dengan kerusakan berat dan volume lalu lintas tinggi diprioritaskan untuk ditangani.
Editor : Red/RLS

